Kerusakan barang bukti menyulitkan pembuktian keterlibatan pihak lain

Hasan Suparman Hartono
Hasan Suparman Hartono Wartawan
Kerusakan barang bukti menyulitkan pembuktian keterlibatan pihak lain
Kerusakan barang bukti menyulitkan pembuktian keterlibatan pihak lain

Tim siber telah mengumpulkan 15 ponsel yang terkait dengan kematian Brigadir Jenderal Joshua

Perusakan barang bukti (barbucket) dalam kasus penembakan Brigjen Joshua berdampak serius. Memang mudah menjebak Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E. Tapi itu berbeda dengan membuktikan keterlibatan pihak lain dalam peristiwa berdarah di rumah mantan Kepala Propaganda dan Inspektur Jenderal Sipil Ferdi Sambo.

Hasil pemeriksaan medis forensik dan pemeriksaan balistik hanya akan menunjukkan penyebab cedera dan kematian. Tanpa bisa membuktikan siapa pelakunya.

Kondisi ini dapat melemahkan kasus di pengadilan. Padahal, bisa saja demikian, ketika dia dinyatakan tidak bersalah di persidangan. Pakar hukum pidana Universitas Trisakti Abdul Fikar Hajjar mengatakan barang bukti seperti kamera CCTV, telepon genggam Brigadir Joshua dan lainnya dirusak. "Kondisi ini tidak sulit bagi tersangka atau nanti terdakwa Bharada E. untuk membuktikan atau menjebak," jelasnya.

Lain halnya dengan membawa kasus terhadap penjahat lain.

Pada kenyataannya, mengidentifikasi tersangka bisa jadi sulit.

Ada sangat sedikit saksi mata untuk acara tersebut. Bahkan, itu bisa tidak murni. Diketahui, satu-satunya saksi dalam peristiwa itu adalah Putri Chandravati, Bharad E., dan kemudian Brigjen R. "Jadi ada kendala," jelasnya.

Salah satu bukti yang masih dianggap bersih adalah otopsi forensik. Namun, Ficar mengatakan otopsi hanya menentukan penyebab cedera dan kematian. "Peluru mana yang mengenai beberapa bagian tubuh," jelasnya.

Peluru juga menjelaskan jenis senjata yang digunakan untuk menembak. Namun, semua otopsi forensik tidak dapat membuktikan siapa penembak atau penjahatnya. "Otopsi harus membuktikan apa yang terjadi pada mayat itu. Ini bukan tentang siapa yang melakukannya," katanya.

Oleh karena itu, ketika tersangka dalam kasus tersebut diputus, ada kemungkinan Bharada E. memang terbukti bersalah. Namun, mungkin saja penjahat lain bahkan buron. "Itu bisa saja terjadi," katanya.

Pakar forensik Jave Pos Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat (FKIK) Universitas Kristen Krida Wacana Kombespol (purn) Anton Castilani mengatakan pihaknya belum bisa menjawab apakah pelaku lebih dari satu. "Kalau penyidik ​​menanyakan hal itu," katanya.

Di sisi lain, psikolog forensik Reza Indragiri Amriel mengatakan, menurut penjelasan tim khusus, diketahui bahwa penembakan Bharada E. bukan untuk membela diri. "Situasinya bukan membela diri. Artinya, ini bukan situasi hidup dan mati," jelasnya.

Dalam situasi hidup atau mati, sistem berpikir cepat, spontan, sangat sederhana dan naluriah. "Tembak atau tembak, siapa yang mati duluan dan hidup atau mati," jelasnya.

Jika situasinya bukan masalah hidup atau mati, maka sistem berpikir adalah rasional, sistematis dan berdasarkan data dan perhitungan. "Apa yang dihitung? Ya, tujuan, insentif, sumber daya dan risiko," jelasnya.

Sementara itu, eks Kapolres Jakarta Selatan Kombespol Budhi Hurdi Susianto sempat diisukan tidak hadir setelah 25 anggota Polri dipindahkan dan diperiksa berdasarkan kode etik. "Di mana telegram atau surat keputusan itu?" kata pengamat polisi Bambang Rukminto.

Apalagi, sesuai dengan Keputusan Kapolri Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengawasan Internal (Waskat), atasan pegawai yang melakukan pelanggaran dapat dimintai pertanggungjawaban. Sebenarnya, pengontrol yang merespons memiliki dua level.

Oleh karena itu, lanjutnya, kondisi yang tidak jelas terkait Kombespol Budhi Herdi Susianto memprovokasi masalah tersebut. Hal ini disebabkan karena prinsip imparsialitas di mata hukum berlaku bagi semua aparat kepolisian. "Anehnya Kapolres Jakarta Selatan tidak masuk, dan Kasatreskrim masuk TR," jelasnya.

Sementara itu, Komnas HAM kembali memantau penyelidikan kematian Joshua kemarin. Mereka meminta informasi dari tim siber terkait komunikasi. Dikabarkan, tim siber telah mengumpulkan 15 ponsel yang terkait dengan kasus Joshua.

Dari 15 ponsel, 10 telah diuji, lima lainnya sedang dianalisis. Dalam pemeriksaan telepon genggam tersebut, Komnas HAM memperoleh informasi dan data berupa foto, dokumen, kontak, akun dan percakapan atau chatting. "Ada data digital lainnya," kata Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara dalam konferensi pers.

Beka juga mengatakan, pihaknya telah menerima dokumen administrasi untuk mengusut kasus Joshua. Serta bahan dasar (raw material) yang berkaitan dengan percakapan dan lain-lain. Komnas HAM segera melakukan analisis untuk memperkaya hasil pemantauan yang diperoleh sebelumnya.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menambahkan, kemarin pihaknya juga merencanakan pemeriksaan tim Polri menyusul hasil uji balistik. Namun, upaya ini tidak dilakukan karena Timsus belum siap. "Kami sudah menyepakati waktunya dengan Timsus pada Rabu pekan depan," tambahnya.

Lebih lanjut di bagian Insiden

Polres Jambi memeriksa 22 orang sersan yang diduga melakukan kekerasan
Insiden

Polres Jambi memeriksa 22 orang sersan yang diduga melakukan kekerasan

Polda Jambi merespon dengan cepat dan menginterogasi 22 BIN Polres Bungo yang diduga melakukan pelecehan terhadap 20 BIN remaja.

Polisi menangkap penjahat yang menyemprotkan air ke siswa sekolah kejuruan di Palembang
Insiden

Polisi menangkap penjahat yang menyemprotkan air ke siswa sekolah kejuruan di Palembang

Polrestabes Palembang menangkap dua penjahat yang menyiram siswa SMK dengan air sadah. Korban harus dirawat di rumah sakit karena luka bakar yang parah

Polisi menangkap pelaku penyemprotan air ke siswa SMK di Palembang
Insiden

Polisi menangkap pelaku penyemprotan air ke siswa SMK di Palembang

Polrestabes Palembang menangkap dua penjahat yang menyiram siswa SMK dengan air sadah. Korban harus dirawat di rumah sakit karena luka bakar yang parah

Mau disunat, naik mobil pick up, mobil terjun ke jurang
Insiden

Mau disunat, naik mobil pick up, mobil terjun ke jurang

Kemarin, sebuah mobil pick up yang mengangkut 17 orang jatuh ke jurang di Jalan Rayu Sukamantri Panjalu, Kabupaten Siam, Jawa Barat.

4 Kronologis kematian Brigadir Jenderal Joshua yang tak terbantahkan
Insiden

4 Kronologis kematian Brigadir Jenderal Joshua yang tak terbantahkan

Drama kematian Brigjen Noprians Yoshua Khutabarat yang juga dikenal dengan Brigjen J mulai terkuak.

Gubernur Ridwan Kamil minta pelatih menilai pemain Persib
Insiden

Gubernur Ridwan Kamil minta pelatih menilai pemain Persib

Gubernur Jawa Barat meminta pelatih Persib Bandung menilai pemain Maung Bandung terkait kekalahan Persib di dua laga perdana turnamen Liga 1 2022.

Bayar Denda Rp 200 Juta, Mantan Bupati Jombang Dibebaskan dari Lapas
Insiden

Bayar Denda Rp 200 Juta, Mantan Bupati Jombang Dibebaskan dari Lapas

Tersangka korupsi yang juga mantan Bupati Jombang New South Wales itu dibebaskan dari Lapas y Surabaya pada Senin (8/8) sebagai bagian dari program integrasi sosial, yakni cuti sampai dibebaskan.

Kadispenad: Video Serda Utsok - Kebohongan dan Bentrokan TNI-Polri
Insiden

Kadispenad: Video Serda Utsok - Kebohongan dan Bentrokan TNI-Polri

Brigjen Tatang Subarna membenarkan bahwa pesan video orang yang memperkenalkan diri sebagai Serda Utsok itu adalah hoax.

Harga cabai di Purwoker masih tinggi hingga mencapai Rp 70.000 per kilogram.
Insiden

Harga cabai di Purwoker masih tinggi hingga mencapai Rp 70.000 per kilogram.

Ganjar bertanya kepada para pedagang tentang harga cabai di pasaran. Ganjar menemukan harga cabai rawit naik dari Rp 60.000 menjadi Rp 70.000 per kilogram.

Berbeda dengan polisi, ini adalah kronologi kematian versi Brigadir Jenderal J. Bharada Ege.
Insiden

Berbeda dengan polisi, ini adalah kronologi kematian versi Brigadir Jenderal J. Bharada Ege.

Setelah lebih dari sebulan penuh kontroversi, salah satu saksi kunci Bharad, Eliezer Pudihang Lumiu, alias Bharad E., mulai angkat bicara.

Polres Jambi memeriksa 22 orang sersan yang diduga melakukan kekerasan
Insiden

Polres Jambi memeriksa 22 orang sersan yang diduga melakukan kekerasan

Polisi menangkap penjahat yang menyemprotkan air ke siswa sekolah kejuruan di Palembang
Insiden

Polisi menangkap penjahat yang menyemprotkan air ke siswa sekolah kejuruan di Palembang

Polisi menangkap pelaku penyemprotan air ke siswa SMK di Palembang
Insiden

Polisi menangkap pelaku penyemprotan air ke siswa SMK di Palembang

Mau disunat, naik mobil pick up, mobil terjun ke jurang
Insiden

Mau disunat, naik mobil pick up, mobil terjun ke jurang

4 Kronologis kematian Brigadir Jenderal Joshua yang tak terbantahkan
Insiden

4 Kronologis kematian Brigadir Jenderal Joshua yang tak terbantahkan

Gubernur Ridwan Kamil minta pelatih menilai pemain Persib
Insiden

Gubernur Ridwan Kamil minta pelatih menilai pemain Persib

Petenis nomor 52 dunia nomor ganda Indonesia itu telah memastikan keikutsertaannya di Piala Dunia 2022.
Olahraga

Petenis nomor 52 dunia nomor ganda Indonesia itu telah memastikan keikutsertaannya di Piala Dunia 2022.

Bayar Denda Rp 200 Juta, Mantan Bupati Jombang Dibebaskan dari Lapas
Insiden

Bayar Denda Rp 200 Juta, Mantan Bupati Jombang Dibebaskan dari Lapas

Alasan World Beach Games Bali Tambah 4 Cabang Olahraga lagi
Olahraga

Alasan World Beach Games Bali Tambah 4 Cabang Olahraga lagi

Kadispenad: Video Serda Utsok - Kebohongan dan Bentrokan TNI-Polri
Insiden

Kadispenad: Video Serda Utsok - Kebohongan dan Bentrokan TNI-Polri

Selain Surabaya dan Malang, kekuatan tinju Jawa Timur dinilai setara
Olahraga

Selain Surabaya dan Malang, kekuatan tinju Jawa Timur dinilai setara

Banjir di Seoul Kemenlu memastikan 36.399 WNI tidak terkena dampak langsung
Di dalam dunia

Banjir di Seoul Kemenlu memastikan 36.399 WNI tidak terkena dampak langsung

Harga cabai di Purwoker masih tinggi hingga mencapai Rp 70.000 per kilogram.
Insiden

Harga cabai di Purwoker masih tinggi hingga mencapai Rp 70.000 per kilogram.

Berbeda dengan polisi, ini adalah kronologi kematian versi Brigadir Jenderal J. Bharada Ege.
Insiden

Berbeda dengan polisi, ini adalah kronologi kematian versi Brigadir Jenderal J. Bharada Ege.

Gugus tugas telah menetapkan sembilan wilayah Sumut sebagai zona hijau Covid-19
Insiden

Gugus tugas telah menetapkan sembilan wilayah Sumut sebagai zona hijau Covid-19

Patroli polisi untuk memastikan situasi kondusif di Muljorejo Jember
Insiden

Patroli polisi untuk memastikan situasi kondusif di Muljorejo Jember

Plaza Summarecon Bekasi, KPK terima barang bukti dugaan suap IMB
Insiden

Plaza Summarecon Bekasi, KPK terima barang bukti dugaan suap IMB

Pantang Menyerah, Indonesia Tarik 3 Wakil dari Piala Dunia
Olahraga

Pantang Menyerah, Indonesia Tarik 3 Wakil dari Piala Dunia

ACT curi R107,3 ​​miliar dari dana Boeing, ini detailnya
Insiden

ACT curi R107,3 ​​miliar dari dana Boeing, ini detailnya

LPSK siap melindungi Bharada E. dan keluarga
Insiden

LPSK siap melindungi Bharada E. dan keluarga